Leila Mona Ganiem

My Writings, Dreams, Thought and Love

Wednesday, September 09, 2009

Karir di Politik, Menarik Juga...

Berkarir adalah salah satu momen aktualisasi diri seorang perempuan. Salah satu pilihan karir yang menarik adalah Karir Politik. Melalui karir politik, kita dapat memberdayakan diri, memberikan kontribusi pada masyarakat, bangsa dan peradaban dunia.

Banyak yang percaya bahwa politisi perempuan mampu mengubah dunia politik yang sarat konflik menjadi lebih damai. Beberapa contoh politisi cemerlang perempuan adalah Megawati Sukarnoputri, Hillary Clinton, Benazir Bhutto, Margareth Thatcher, dll.

Di negeri kita, jumlah penduduk perempuan lebih dari 50%, namun belum diimbangi dengan keterwakilan perempuan dalam dunia politik. Jadi karir dibidang politik merupakan ruang penting bagi perempuan untuk berkarya. Selain itu, situasi politik saat ini, memberi peluang terbuka bagi perempuan untuk memilih karir politisi.

Banyak manfaat kaum perempuan terjun didunia politik. Diantaranya kebijakan publik menjadi lebih berperspektif perempuan karena perempuan lebih berpotensi untuk menyuarakan keadilan dan kesetaraan. Tak dapat dipungkiri, hingga kini, masih banyak kebijakan yang cenderung berpihak pada pria dan kerap kurang mewadahi kebutuhan perempuan.
Namun demikian, tidak jarang orang berasumsi bahwa kesuksesan karir kerap harus dibayar mahal dengan rapuhnya kehidupan berumah tangga. Pemahaman yang baik akan fenomena ini semoga dapat membuat kaum perempuan yang tertarik berkarir politik, tidak menjadi ciut, namun malah lebih siap dan lebih merencanakan dalam mengansipasi potensi ini.

Berikut ini beberapa tips untuk perempuan sukses dalam berkarir didunia politik:

• Intelektualitas yang Baik. Seorang politisi perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai politik dan mengikuti perkembangan berita terkini. Mampu menganalisa keadaan dan mencari solusi terbaik untuk mengatasinya.

• Persiapan mental. Untuk berkiprah dipolitik, perempuan perlu siap mendengar ungkapan sinis orang yang mengatakan tidak akan memilih anda karena perempuan. Atau berbagai alasan lainnya. Dunia politik adalah dunia keras. Kesiapan melalui persaingan perlu dibarengi dengan kepribadian yang tangguh, pantang menyerah dan komitmen. Semua itu pasti bisa dilalui.

• Manajemen waktu. Jika Anda adalah ibu dan isteri, sebaiknya tidak melupakan tugas dalam keluarga. Pandai-pandailah mengatur waktu dan menentukan prioritas. Ada kata bijak mengatakan, ”Berikan pekerjaan pada orang sibuk, itu akan selesai” orang tidak sibuk biasanya melihat banyak peluang untuk menunda karena melihat masih memiliki banyak waktu. Percayalah, dengan pengelolaan waktu yang baik, keduanya dapat dijalankan bersinergi.

• Tindakan nyata dan evaluasi. Setelah melakukan perencanaan, kita perlu mempersiapkan diri dengan baik melalui sosialisasi program dan memperkenalkan pikiran-pikiran kita pada publik. Semua itu butuh perencanaan yang baik, upaya berkesinambungan, doa dan dana yang cukup. Tanpa kesemua itu, kemungkinan untuk duduk diposisi politik akan sulit tercapai.

Mengingat betapa beratnya ini semua, tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa ibu rumah tangga yang berkarir dibidang politik, adalah wanita perkasa.
Namun demikian, terlepas dari semua itu, jika kita memilih untuk tidak berkarir didunia politik, untuk kebaikan bangsa Indonesia tercinta ini, kita masih bisa berpartisipasi dalam kancah politik. Dengan cara memilih orang-orang yang kita percayai dan memiliki pemikiran yang cerdas, bijak, dan visioner dalam membangun negara kita ini, bersama.

Oleh: Dr. Leila Mona Ganiem

Etika Komunikasi Saat Puasa

Satu kewajiban bagi seorang muslim adalah berpuasa di bulan Ramadhan. Namun bagi perempuan Muslim, ada halangan yang membuat dirinya tidak diperkenankan puasa, yaitu saat haid. Selain itu, non muslim umumnya tidak berpuasa. Tulisan kali ini akan berfokus pada etika berkomunikasi pada bulan Ramadhan. Bagi yang berpuasa,

Pertama, setiap orang punya pilihan dan tanggung jawab masing-masing Bila rekan tidak berpuasa, kitapun tetap menghargainya.

Kedua, tidak perlu marah ketika orang lain membicarakan seputar santap siang atau menu. Hindari saja pembahasan mengenai itu bila Anda terganggu.

Ketiga, tetaplah produktif. Puasa sesungguhnya tidak menghalangi seseorang untuk kreatif dan produktif. Bahkan banyak inspirasi muncul saat berpuasa.

Keempat, atur waktu seefektif mungkin sehingga pekerjaan Anda dapat selesai dijam kantor. Dengan demikian, Anda dapat pulang tepat waktu dan melakukan ibadah malam.

Kelima, saat istirahat, gunakan waktu untuk tidur sesaat. 10 menit tidur kerap dilakukan orang Jepang guna meningkatkan produktifitas diri. Ingatlah, berpuasa bukan berarti seseorang menjadi pucat, lemas dan tidak menarik. Kita dapat menunjukkan diri dan berprestasi sebaik mungkin meski sedang berpuasa.

Namun demikian, bagi Anda yang tidak berpuasa, sebaiknya lakukan beberapa tips berikut ini:

Pertama, hargai orang berpuasa dengan cara tidak secara ekspresif menyantap makanan didepan orang berpuasa. Makan dapat dilakukan dipantry kantor.

Kedua, tidak membicarakan seputar santap siang atau menu pada orang berpuasa.

Ketiga, tidak membebani orang berpuasa dengan tugas yang membutuhkan energi fisik yang berat.

Keempat, bila dapat dihindari, sebaiknya tidak mengajak acara meeting kantor pada jam buka puasa atau setelahnya karena biasanya orang berpuasa melakukan shalat tarawih.

Kelima, bila orang berpuasa terlihat kurang fit atau pucat, empatilah. Hal itu wajar terjadi. Anda dapat menyemarakkan suasana dengan pendekatan personal yang menarik.

Selamat Berpuasa bagi Anda yang melaksanakannya.

Oleh: Dr. Leila Mona Ganiem