Leila Mona Ganiem

My Writings, Dreams, Thought and Love

Thursday, July 09, 2009

Liburan Yuuk...

Manusia modern saat ini cenderung lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja. Kecenderungan tersebut terjadi karena desakan era serba cepat dan adanya persaingan ketat. Persepsi manusia terpola bahwa kehidupan akan lebih berarti jika setiap detik waktu dimanfaatkan untuk berkarya. Tak ada jeda istirahat dianggap lebih efektif, Liburan dianggap pemborosan, merugikan, dan persepsi negatif lainnya.

Ternyata liburan sepenting tidur. Kekurangan tidur membuat kemampuar berfikir atau bertindak secara reflek, berkurang. Seorang teman sering berkomentar pada orang yang kelihatannya kurang bersemangat “kapan terakhir kamu liburan?

Beberapa riset menunjukkan banyak orang tidak menyediakan waktu berlibur. Jikapun dilakukan, biasanya sangat sedikit waktunya. Bahkan membawa serta pekerjaan pula! Mereka merasa bersalah bila berlibur. Alasan yang kerap disampaikan diantaranya: kurangnya waktu, tekanan atasan, deadline perusahaan, tidak ada pengganti, dll

Mengapa liburan penting? Ada konsekuensi mahal yang harus dibayar dengan meniadakan liburan. Sebuah riset kesehatan menyimpulkan, bahwa perempuan yang melakukan liburan 1-2 kali dalam setahun memiliki kecenderungan penurunan serangan jantung yang signifikan dibandingkan mereka yang berlibur sekali dalam 6 tahun. Selain itu, senantiasa bekerja, membuat masalah kesehatan fisik, mental dan sosial. Hubungan dengan orang sekitar menjadi tidak nyaman. Karena itu, sama seperti narkoba, kecanduan bekerja perlu kemauan besar untuk merelakan diri berlibur.

Keuntungan melalui liburan juga sangat banyak. Liburan dapat meningkatkan kesehatan, kehidupan keluarga, produktifitas, kreatifitas dan kebaikan personal. Liburan juga dapat membuat kita kreatif. Melalui liburan yang nyaman, kita terhubung dengan diri kita sendiri. Kesegaran setelah liburan membuat seseorang memiliki peningkatan kepuasan hidup, menurunkan ketegangan dan menyehatkan secara intelektual.
Mengingat banyaknya manfaat berlibur, sebaiknya kita melakukan persiapan yang perlu agar liburan kita berjalan lancar. Berikut ini beberapa tips berlibur :

• Rencanakan liburan sesuai dengan minat kita. Tidak perlu mahal, yang penting mampu membiayainya. Cari tempat liburan yang membuat diri santai, sehat dan membuat refreshing jiwa raga. Persiapkan dengan matang.

• Komitmen pada diri sendiri untuk melalui liburan. Ketika cuti, sebaiknya nikmati liburan dengan sempurna, bukan malah mengurus urusan lain seperti menjadi panitia kawinan, urusan anak, membenahi rumah dll.

• Kerjakan pekerjaan yang perlu diselesaikan sebelum berangkat. Ingat, jangan bawa pekerjaan ke tempat liburan. Sebaiknya kita siapkan pengganti dalam pekerjaan sehingga akan merasa tenang dalam berlibur. Beri tahu kolega, sehingga ketika liburan, kita tidak akan dihubungi melalui telephone, email atau FB. Jika perlu buat mode silent. Agar tidak ada yang merasa diabaikan, beri tahu klien, siapa yang dapat dihubungi ketika kita tidak ada ada. Jikapun terpaksa perlu membuka email, atau mengupdate pekerjaan, batasi waktunya.

• Nikmati liburan dengan sebaik-baiknya. Lakukan apa saja yang membuat nyaman.
Liburan adalah suatu cara menyenangkan dalam meninggalkan kerutinan dan kepenatan. Liburan bukanlah kemewahan, tapi bagian penting bagi kesehatan jiwa raga seseorang. Umumnya, setelah disegarkan oleh liburan cuti yang baik, maka kita dapat bekerja kembali dengan semangat baru serta daya performa yang lebih mantap. Karena itu, Liburan yuuk...

Dipersiapkan oleh:
Dr. Leila Mona Ganiem
Untuk Else Magazine