Sunday, June 22, 2014

Komunikasi Kesehatan: Memahami Dunia Moral Lokal Pasien






 



Komunikasi Kesehatan:

Memahami  Dunia Moral  Lokal  Pasien


oleh: Leila Mona Ganiem 

Disampaikan pada 
The 2nd International Conference on Communication, Media & Society: Media, Gender and Culture 2014 (iCOMES2014)
February,  2014


ABSTRAK

Kata kunci:  Dunia moral local,  Persepsi pasien
   

 
Pemahaman dokter akan persepsi pasien dan keluarga mengenai penyakit pasien dapat memengaruhi komunikasi dokter pada pasiennya. 

Persepsi dan interpretasi pasien dan keluarganya tentang penyakit yang diderita dipengaruhi pengalaman, pengetahuan dan budaya.

Penyakit adalah apa yang terjadi pada pasien. Explanatory Model of Illness dari Arthur Kleinman (1980) memberikan panduan untuk memahami sudut pandang pasien. 

Penelitian ini menunjukkan adanya gap mengenai makna penyakit antara yang dikonsepsi pasien dan oleh ilmu kesehatan. 

Istilah “dunia moral lokal” digunakan untuk menunjukkan latar belakang ekonomi, sosial, dan politik dalam kait­annya dengan penyakit pasien. 
Latar belakang tersebut selanjutnya dihu­bungkan dengan pengalaman dan pemaknaan pasien mengenai penyakitnya sehingga akan terpahami realita moral khusus yang ada di dalamnya.

Tujuan dalam dalam penelitian ini adalah menggali kesadaran subjektif pasien dan keluarga seputar penyakitnya. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan, wawancara serta data sekunder pasien.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah, Biomedikal tidak selalu menjadi pilihan dalam pembuatan keputusan kesehatan karena budaya juga berpengaruh. 

Ketidaksiapan dokter dalam memahami persepsi pasien menimbulkan ketidaksesuaian harapan dan memungkinkan terjadinya miskomunikasi dan berdampak pada perawatan klinis yang kurang memuaskan. 

Keterbukaan pemahaman pihak-pihak yang terlibat dalam proses klinis dengan memanfaatkan pendekatan yang tersedia (biomedikal, tradisional maupun reliji) diharapkan dapat lebih mengoptimalkan proses penyembuhan.





 

No comments: